5 Tanaman Liar Yang Mempunyai Nilai Jual Tinggi

    Tanaman Liar Yang Mempunyai Nilai Jual Tinggi

    tanaman hias
    tanaman hias
    Hoby bercocok tanam bukan hoby yang dipunyai oleh golongan wanita saja. Faktanya, banyak fans tanaman hias kaum pria yang didasari oleh beragam sektor. Di tempat saya tinggal, banyak bapak-bapak dan anak muda yang suka menjaga dan menanam tanaman hias.


    Karena jumlahnya evaluasi dan pengetahuan yang tidak menyengaja saya bisa dari bermasyarakat, hasilnya ingin saya uraikan berbentuk text pada artikel ini yang kemungkinan dapat menambahkan pengetahuan atau sekadar info untuk pembaca.


    Tanaman ialah tumbuhan yang di budidayakan di suatu media dan tempat untuk diambil faedah atau dipanen saat telah tiba tahapan tertentu. Khusus tanaman hias, faedah intinya ialah keelokan dari wujud fisik daun, tangkai, bunga, atau akarnya. Fans tanaman hias akan terpenuhi jikamana menyaksikan tanamannya tumbuh subur dan sehat.


    Nach di artikel ini saya akan menguraikan 5 tanaman liar yang mempunyai harga jual tinggi, dalam pengertian harga di atas harga tanaman hias secara umum. Walau semua tanaman yang saya terangkan di bawah ini ialah liar, tidak berarti ada disemua kebun. Beberapa tanaman ini cuman tumbuh meliar dihabitat aslinya sesuai kriterianya semasing.


    1. Asam Jawa (Tamarindus indica)

    Siapa sich yang belum pernah menyaksikan pohon asam jawa? Saya pikir kamu tentu pernah menyaksikannya tumbuh dimana saja. Entahlah itu di pinggir jalan, kebun, atau di pelataran rumah masyarakat. Asam jawa adalah tanaman yang mempunyai harga jual tinggi, bisa dibuktikan dihampir semua situs e-commerce lokal, penjual tanaman membanderol pohon asem jawa pada harga yang cukup mahal (bergantung usia dan memiliki bentuk). Tidak yakin dengan harga? Silakan check di internet.


    Tingginya harga pohon asam jawa bukan lantaran sangat jarang atau pohonnya yang berumur tua. Harga mahal itu dikarenakan oleh pohon asam jawa tidak dapat di stek tangkai atupun digali (dongkrak) dari alam liar. 99% pohon asam jawa hasil dongkrak atau stek tangkai tidak bisa tumbuh. Oleh karena itu, pohon ini sedikit peka dan harga juga turut membumbung bersamaan pertambahan umur pohon.


    2. Bodhi (Ficus religiusosa)

    Body atau Bodhi ialah tanaman yang keluarga Ficus, ini sama juga serumpun dengan Beringin. Di luar Indonesia, pohon bodhi dinamai Bodhi Tree atau Peepal Tree. Pohon yang umumnya meliar di kebun kering ini mempunyai harga yang cukup bila diperjualbelikan. Itu karena tidak seluruhnya wilayah di Indonesia banyak pohon bodhi liar dan hal yang lain, bodhi adalah pohon yang disucikan oleh umat Hindu dan Buddha.


    3. Arabika / Klampis Hitam (Vachellia nilotica)

    Banyak orang menduga pohon arabika ialah pohon kopi, tetapi itu salah besar. Pohon arabika mempunyai nama ilmiah Vachellia nilotica (dahulunya Acacia arabica), sedang pohon kopi ialah Coffea arabica. Dari nama ilmiahnya saja telah berlainan, karenanya, wujud pohonnya juga berlainan.


    Pohon arabika atau yang dekat disebutkan Klapis Ireng ialah pohon yang tumbuh dikebun atau sabana kering dan gersang. Dia tidak dapat tumbuh di tempat lembab atau lokasi yang ditutupi oleh beberapa pohon tinggi. Tingginya harga pohon arabika ialah karena langkanya pohon ini di alam liar. Saudaranya saja, pohon Pilang (Vachellia leucophloea yang dahulunya namanya Acacia leucophloea) telah masuk ke daftar pohon diproteksi karena kelangkaannya di komunitas aslinya.


    4. Santigi (Pemphis acidula)

    Santigi banyak memiliki nama persamaan kata di tiap wilayah, misalkan saja Cantigi, Cantingi, Stigi, Drini, dan lain-lain. Pohon berhabitat asli pesisir pantai ini mempunyai harga yang tinggi sesuai dengan kecil besarnya ukuran tangkai. Makin besar dan unik batangnya, makin mahal harga.


    Pohon santigi diperjualbelikan karena kerap dipakai sebagai tanaman bonsai dan jarang-jarang beberapa toko tanaman hias yang jual pohon santigi. Pohon ini mempunyai perkembangan yang sangat benar-benar lamban, jadi tidak ada petani tanaman yang punya niat menyemai (menanam dari biji). Oleh karena itu harga santigi dapat melesat jikamana ukuran batangnya semakin besar dari lengan anak balita.


    5. Serut (Streblus asper)

    Bila kamu ialah fans tanaman hias berbatang kayu, tentu kamu kenal dengan pohon yang ini. Yaps, Serut adalah spesies tanaman yang meliar dihampir semua dataran kering Indonesia. Pohon ini umumnya tumbuh ditempat-tempat yang sejuk seperti rimba lebat atau pinggir sawah, rawa, dan sungai.


    Tidak jauh berbeda dengan santigi, pohon serut mempunyai harga yang cukup mahal sebab bisa dan kerap jadi bonsai yang cantik. Bonsai serut hasil kreasi seniman bonsai Indonesia cukup dikagumi di kelompok fans bonsai di penjuru dunia.

    LihatTutupKomentar